Program Studi

Akademik / Program Studi
Program Studi

Teknik Pertambangan

Secara umum, keahlian atau profesi Teknik Pertambangan membutuhkan pengetahuan yang cukup luas. Ilmu-ilmu dasar (basic science) seperti matematika, fisika, dan kimia merupakan dasar pijakan untuk dapat memahami ilmu-ilmu dasar keteknikan secara umum, termasuk bidang Teknik Pertambangan. Ilmu-ilmu dasar geologi (geologi dasar, petrologi, tektonofisik dan geologi struktur) beserta turunannya seperti kristalografi, mineralogi dan genesa bahan galian, serta pengetahuan tentang kuantifikasi bahan galian (perhitungan cadangan, geostatistik, serta pemodelan sumberdaya-cadangan) adalah pengetahuan yang  penting untuk dikuasai, terutama untuk tahapan penemuan dan pembuktian dalam bagian awal dari industri pertambangan. Selain itu, keahlian-keahlian khusus seperti pemetaan dan survei juga menjadi keharusan yang perlu diketahui. Baca lebih lanjut Program Studi Sarjana, Magiter, dan Doktor Teknik Pertambangan serta kunjungi Website

 

Teknik Perminyakan

Program Studi Teknik Perminyakan ITB didesain untuk studi selama 8 semester (4 tahun) dengan maksimum waktu studi yang diizinkan adalah 6 tahun. Kurikulum Teknik Perminyakan didesain untuk menyiapkan mahasiswa untuk karir profesional di industri hulu perminyakan. Enam semester pertama dari kurikulum terdiri atas mata kuliah yang disiapkan untuk memberikan mahasiswa pengetahuan dan keterampilan dasar untuk permasalah keteknikan yang terbatas. Pada tahun senior, kurikulum Teknik Perminyakan terdiri atas mata kuliah desain keteknikan dan latihan untuk menyiapkan mahasiswa untuk praktik profesional. Baca lebih lanjut Program Studi Sarjana, Magiter, dan Doktor Teknik Perminyakan serta kunjungi Website

 

Teknik Geofisika

Tujuan pendidikan di Program Studi Teknik Geofisika secara umum adalah menghasilkan lulusan dalam bidang Geofisika yang mampu menerapkan serta mengembangkan ilmu dan teknologi dalam konteks keberadaan Indonesia sebagai Benua Maritim dengan segala karakteristik yang khas dan keunikannya secara geologis dan tektonik sehingga sumber daya bumi Indonesia dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan energi, bahan mineral, air tanah, serta lingkungan pemukiman yang aman dan sehat bagi masyarakat. Baca lebih lanjut Program Studi Sarjana, Magiter, dan Doktor Teknik Geofisika serta kunjungi Website

 

Teknik Metalurgi

Tujuan Program Studi Sarjana Teknik Metalurgi adalah Menghasilkan sarjana yang mampu mampu mengolah, memanfaatkan dan mengelola sumber daya mineral dan batubara secara bijaksana, efektif dan efisien serta berwawasan lingkungan dan kebangsaan. Mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk menjawab permasalahan-permasalahan di masyarakat, khususnya permasalahan di industri metalurgi nasional melalui kegiatan riset dan pengabdian masyarakat. Mengembangkan kepakaran dosen sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan keilmuan metalurgi di Indonesia. Membangun jejaring yang konstruktif dengan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya yaitu industri, lembaga penelitian dan pemerintah dalam rangka pemanfaatan sumber daya mineral dan batubara untuk sebesarnyabesarnya kemakmuran rakyat. Baca lebih lanjut Program Studi Sarjana Teknik Metalurgi serta kunjungi Website

 

Teknik Panas Bumi

Program Studi Magister “Teknik Panas Bumi” menyelenggarakan program pendidikan geotermal terpadu mulai dari eksplorasi, penilaian kelayakan, pengembangan lapangan uap (eksploitasi) hingga pemanfaatan (utilisasi) energi geotermal, baik untuk sektor listrik, maupun untuk pemanfaatan langsung (non-listrik) untuk menghasilkan lulusan yang dapat memenuhi kebutuhan dan tuntutan industri geotermal dan lembaga atau institusi pemerintah, pusat maupun daerah. Program Studi Magister “Teknik Panas Bumi” berorientasi pada penguasaan dan pengembangan ilmu dan teknologi. Jenjang Magister Geotermal dibagi dalam dua bidang/jalur pilihan, yaitu Eksplorasi dan Rekayasa, Eksplorasi Geotermal meliputi bidang geologi, geofisika dan geokimia yang digunakan untuk survei/eksplorasi dan pengembangan lapangan geotermal. Bidang Rekayasa meliputi teknik eksploitasi dan utilisasi geotermal, yaitu teknik pemboran, teknik reservoir, teknik produksi, teknik konversi listrik (pembangkit listrik) dan pemanfaatan langsung fluida geotermal. Untuk kedua bidang tersebut, bidang keahlian ditambah dengan: analisis lingkungan, manajemen dan ekonomi, analisis kelayakan/evaluasi prospek geotermal dan metodologi penelitian. Baca lebih lanjut Program Studi Magister Teknik Panas Bumi serta kunjungi Website