Kuliah Lapangan

Akademik / Kuliah Lapangan
Kuliah Lapangan Karangsambung: Miniatur Keprofesian Teknik Geofisika

Program Studi Sarjana Teknik Geofisika Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung rutin melaksanakan kuliah lapangan ke Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Kuliah lapangan tersebut merupakan sebuah proses transformasi mahasiswa Teknik Geofisika menjadi junior geophysicist, yaitu seseorang yang sudah mumpuni keilmuan geofisikanya dan telah mengaplikasikan ilmunya secara nyata dengan bekerja pada keadaan sesungguhnya di lapangan.

 

Karangsambung adalah daerah bebatuan yang berasal dari kelompok batuan pembentuk lempeng samudera dan lempeng benua. Kumpulan batuan tersebut tercampur dan terhimpun selama jutaan tahun, sehingga memiliki elemen geologi yang kompleks. Karangsambung ini adalah laboratorium alam geologi yang memiliki berbagai elemen dan struktur batuan geologi yang terbilang lengkap, oleh karena itu sangat cocok untuk dijadikan tempat belajar.

 

Kuliah ini mencakup enam hari kuliah lapangan geologi dan diikuti enam hari kuliah lapangan geofisika. Latar belakang diadakannya kuliah lapangan geologi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang materi-materi geologi (secara teori) yang telah diberikan dalam perkuliahan, yaitu tentang batuan dan mineral. Sehingga, diharapkan mahasiswa dapat mengetahui bagaimana bentuk-bentuk fisik dari suatu singkapan, karakteristik batuan dan proses terjadiannya batuan dan mineral itu sendiri di alam. Begitu juga dengan kuliah lapangan geofisika, mahasiswa akan lebih leluasa memanfaatkan kesempatan untuk mempraktikan ilmunya. Mahasiswa akan melakukan pemetaan geologi secara sederhana dan menghadapi tantangan-tantangan medan di lapangan termasuk elemen-elemen alam seperti cuaca.

 

Menariknya, mahasiswa difasilitasi untuk memanfaatkan pengalamannya di Karangsambung guna membuat subuah riset yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Riset tersebut bertujuan untuk menggali pemahaman mahasiswa terhadap ilmu geofisika itu sendiri. Mahasiswa dapat mengumpulkan sampel batuan dan membawanya ke kampus untuk diteliti lebih lanjut.